Meningkatnya populasi penduduk dunia menyebabkan adanya kebutuhan mendesak untuk melestarikan sumber daya alam seperti tanah, air, dan vegetasi, serta penggunaan lahan yang lebih produktif
Brief Info
Info Puskashut Februari Tahun 2022
Deforestasi menyebabkan 12% s/d 18% emisi karbon dunia tidak terserap. Sekitar 80% keanekaragaman hayati ada di hutan karenanya hutan hilang maka hilang pula ekosistem
Info Puskashut Januari Tahun 2022
Indonesia memiliki potensi keanekaragaman hayati yang sangat besar baik berupa tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme. Keanekaragaman hayati dan sumberdaya genetik dikuasai dan dipelihara oleh masyarakat
Info Puskashut Desember Tahun 2021
Ekosistem mangrove yang sehat mampu menjaga keseimbangan lingkungan perikanan di wilayah laut dan kondisi fisik daratan. Ekosistem hutan mangrove merupakan tempat terjadinya siklus perkembang
Info Puskashut November Tahun 2021
Gambut merupakan salah satu ekosistem yang mempunyai nilai penting secara ekologi maupun ekonomi. Luas rawa gambut di Indonesia diperkirakan berkisar antara 13,5 – 26,5
Info Puskashut Oktober Tahun 2021
Presiden Joko Widodo berharap para ahli ilmu kehutanan dapat memunculkan solusi untuk menyelesaikan persoalan terkait masyarakat dan hutan. Hutan memiliki banyak peran dan tidak
